Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

New Articles

1 2 3 4 5 6 7 8

Rabu, 02 Juni 2010

Komputer Di Dalam Komputer

Pernahkah anda membayangkan menjadi kaya di dunia cyber? Kaya dalam artian memiliki puluhan komputer dengan platform berbeda? kalo orang jawa bilang “sugih komputer”. sedangkan kita tidak punya uang untuk membeli komputer baru, apalagi sampai puluhan komputer. Saya sendiri pernah membayangkan hal itu dan sekarang bukan Cuma membayangkan tapi sudah menjadi kenyataan.

Sebagai ilustrasi, misalnya anda dalam situasi hanya memiliki satu unit komputer namun anda ingin menggunakan bermacam-macam operating system (OS) sekaligus atau anda ingin mencoba-coba berbagai macam software shareware atau freeware tapi ingin windows anda tetap ramping dan ringan. Jika hal itu pernah anda alami, maka solusinya adalah menggunakan program virtual machine.

Virtual Machine itu apa?

Virtual Machine merupakan mesin virtual yang ada di komputer fisik anda. Program virtual machine ini sudah lama ada dan banyak digunakan untuk uji coba software, training, bahkan digunakan dalam suatu lingkungan kerja yang produktif (Info Komputer edisi Mei 2007).

Ada beberapa program virtual machine yang beredar di pasaran. Contohnya adalah MS virtual PC, VMware, Virtual Box de el el. Virtual Box adalah sebuah software dengan lisensi freeware yang memungkinkan anda untuk menjalankan banyak OS (Ms-DOS, windows, linux, solaris, freebsd, NetWare) secara bersamaan dalam satu OS induk. Sedangkan menurut (poni ferdianelli dalam majalah X Code edisi November 2007) virtualbox adalah aplikasi lunak yang

berfungsi untuk membangun sebuah sistem maya di PC . Dimana anda bisa

menjalankan berbagai sistem operasi secara bersamaan tanpa perlu mempartisi hard disk dan melakukan penginstalasian langsung.

Virtual Box merupakan sebuah produk dari innotek GmbH Jerman (http://www.innotek.de) yang bisa anda gunakan secara gratis. Aplikasi ini sangat baik dan cukup stabil, mudah dipahami bagi orang awam sekalipun.

Tetapi sayangnya Virtual Box menuntut spesifikasi hardware yang lumayan tinggi. Untuk menjalankan Virtual Box, saya menyarankan setidaknya prosesor anda pentium IV atau athlon XP 1,8Ghz dan memory minimal 512MB. Virtual Box dapat anda download di www.virtualbox.org. Terdapat beberapa pilihan sesuai dengan keinginan anda, disini saya menggunakan Virtual Box versi windows.

Mengkonfigurasi Virtual Box

Ketika Virtual Box telah di-install dan dijalankan, hal pertama yang perlu anda lakukan adalah membuat sebuah mesin virtual baru. Caranya pilih menu Machine/New, lalu anda akan diminta untuk mengisikan nama virtual mesin dan tipe sistem operasi yang ingin anda emulasikan. Klik next dan alokasikan memory untuk mesin virtual, saya merekomendasikan anda untuk menggunakan 1/2 dari kapasitas memory anda. Misalkan memory anda adalah 512mb, maka memory yang dialokasikan untuk mesin virtual sebaiknya 256 mb saja. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan komputer anda.


Selanjutnya anda diminta untuk membuat hard disk virtual. Klik New lalu Next. Hard disk virtual terdapat dua pilihan, yaitu Dynamically expanding image (bersifat dinamis dan akan menggunakan kapasitas hard disk fisik sesuai dengan kebutuhan sistem virtual) dan Fixed-size image(bersifat statis dan sistem virtual tidak dapat menggunakan kapasitas fisik hard disk karena kapasitas untuk hard disk virtual telah ditentukan).Pilih salah satu dan klik finish.

Setelah hard disk virtual ditentukan, klik next lalu finish. Sebuah komputer virtual anda telah tercipta. Namun komputer virtual ini masih belum memiliki sistem operasi virtual, sekarang anda harus menentukan sistem yang akan dijalankan. Klik setting pilih CD/DVD-ROM, ceklis Mount CD/DVD drive. Pilihlah lokasi Drive Optik anda atau pilih file .iso yang diinginkan.

Sebagai tambahan, anda juga bisa mengubah setting lain yang telah anda buat

sebelumnya. Sekarang anda sudah siap untuk melihat apa yang bisa dilakukan dengan aplikasi ini.

Gambar Linux di dalam Windows














Ada dua istilah yang digunakan oleh program ini, pertama yaitu “Host OS” atau “Tuan Rumah”, yaitu OS (Windows XP) yang terinstal di computer fisik anda. Yang kedua “Guest OS” atau “OS Tamu” yaitu OS-OS yang ingin anda gunakan yang berjalan di dalam program ini.

Banyak yang dapat anda lakukan dengan program virtualbox ini. antara lain:

1. Disamping sebagai sarana untuk mencoba program-program baru, program ini juga dapat menjadi tempat belajar segala hal tanpa membebani computer asli anda.

2. Bagi anda yang belum pernah dan takut mencoba untuk belajar membuat partisi hardisk dan menginstal windows ke dalamnya, program ini sangat cocok, tanpa membahayakan partisi hardisk host anda.

3. Program ini juga dapat dijadikan tempat untuk mempelajari tingkah laku virus dan anda bisa mencoba menganalisa virus tersebut. Misalnya anda penasaran dengan virus yang anda temukan, anda dapat menginfeksikan virus ini ke dalam computer virtual anda, dan silahkan anda bereksperimen dengan virus ini karena yang terinfeksi oleh virus ini hanyalah computer virtual anda. Sedangkan computer fisik anda tetap aman.

4. Ketika anda memasukkan removable disk seperti flashdisk, computer virtual anda yang akan membaca flasdisk itu terlebih dahulu. Trus apa fungsinya?fungsinya yaitu untuk mencegah virus yang ada di flashdisk itu masuk kedalam system computer host anda.

5. Anda dapat mempelajari system operasi lain tanpa membuat dual boot operating system.

6. Anda juga dapat menjalankan beberapa virtual computer secara bersamaan sehingga anda dapat belajar tentang jaringan.

7. Software yang diinstall sama sekali tidak akan mengubah setting sistem operasi anda yang sesungguhnya

8. Dan masih buanyak lagi, silahkan anda explorasi sendiri…

Tampilan program VirtualBox














Sumber : www.alhakim.wordpress.co

Related Post



0 komentar:

Ubah Bahasa


English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Pengunjung

msn spaces stats

Yang Berkunjung

free counters

Yang Lagi Online

Yang Online Hari ini

Facebook

 

Reader Community

Galery Photo